Emang Blog

Posts Tagged ‘Ramadhan

Judul yang kontroversial.. Silahkan simak sampai akhir sebelum memberi komen ya.. 😉
Menjelang ramadhan tahun ini, pemerintah kembali membuat kebijakan pelarangan beroperasinya tempat-tempat hiburan malam di negeri ini. Seperti yang diberitakan Vivanews ini.

Rambu-rambu ramadhanMengapa pemerintah selalu menutup lokalisasi, diskotik dan tempat2 hiburan lainnya pada bulan ramadhan?

Alasan utama adalah karena bulan ramadhan adalah bulan yang suci, bulan dimana umat islam, keyakinan yang dianut sekitar 87% penduduk Indonesia, melakukan ritual puasa ramadhan. Ritual puasa yang bukan hanya untuk tidak makan dan minum sejak terbit fajar hingga beduk maghrib, akan tetapi juga menahan segala hawa nafsunya, nafsu amarah bahkan hingga nafsu syahwat. Hubungan suami istri yang biasanya halal pun menjadi haram di bulan puasa, apalagi hubungan bukan suami istri ya, mungkin jadi haram kuadrat.. 😉

Lalu kenapa mesti ditutup? ya karena beroperasinya tempat2 hiburan tersebut dianggap dapat menganggu dan menggoda iman orang2 yang menjalankan ibadah puasa. Tidak hanya menggoda bagi yang terbiasa menikmati hiburan tersebut tetapi juga mengganggu pandangan bagi orang lain yang sedang menjadi alim. Saya katakan sedang menjadi alim, kenapa, ya karena cuman pada bulan puasa kita merasa terganggu dengan beroperasinya tempat2 hiburan tersebut. 😉

Istilah “mendadak alim saat ramadhan” juga terjadi dimana-mana di negeri yang mayoritas muslim ini. Di mall, terasa suasana ramadhan, pegawai perempuan di mall memakai jilbab, baju dan busana muslim laris dijual, lalu berbagai menu dan paket2 spesial untuk berbuka puasa. Di media televisi pun demikian, hampir semua stasiun menayangkan sinetron religius dengan tema agama, lalu membuat acara2 yang terkait dengan puasa seperti kultum menjelang berbuka, hiburan pengantar berbuka maupun sahur, bahkan adzan maghrib dan adzan subhuh pun menjadi acara wajib semua stasiun.

Kembali ke topik tentang himbauan untuk tidak menutup lokalisasi pada bulan ramadhan, saya berpendapat, jika memang bulan ramadhan adalah bulan ujian, bulan dimana kita diuji ketahahan iman kita, maka biarkan saja ujian2 itu ada, biarkan saja lokalisasi itu ada, hiburan malam itu ada.. biar orang2 yang diuji bisa mengukur apakah mereka tahan uji untuk tidak ke lokalisasi, bagi muslim yang mungkin suka ke lokalisasi; tahan uji untuk tidak dugem bagi muslim yang biasanya dugem..

Coba bayangkan dengan logika anda, kalau pada bulan ramadhan lokalisasi ditutup, dan muslim yang biasanya ke tempat lokalisasi tidak bisa ke lokalisasi karena ditutup, itu bukan ujian namanya, tetapi hanya menunda untuk sementara waktu. Jika ramadhan berakhir dan lokalisasi kembali beroperasi maka orang2 yang biasanya mendatangi tempat tersebut ya akan kembali datang.. so, tidak ada ujian, tidak ada yg berubah setelah ramadhan.. ilustrasi ini sama untuk tempat2 hiburan lain, sama untuk media2 televisi kita.. semua menjadi alim cuma saat ramadhan, ramadhan buyar.. semua kembali seperti biasa, tidak ada ujian.. tidak ada yang berubah setelah ramadhan.. tidak ada yang menjadi lebih baik setelah ramadhan? lalu untuk apa ramadhan selain cuma untuk menaikkan budget pengeluaran bulanan utk menu2 khusus berbuka dan sahur serta baju dan hidangan lebaran?

Lalu untuk apa lokalisasi harus ditutup kalau tidak ada yang berubah setelah ramadhan?

“Jangan tutup lokalisasi saat ramadhan”, hanyalah ungakapan satire saya tentang betapa bangsa ini tidak konsisten, terkesan “muna” dan lebih mengutamakan apa2 yang orang lain lihat ada pada diri kita.

Tidak konsisten karena kalau kita bangsa yang mayoritas muslim dan mengharamkan pelacuran, mengapa ada lokalisasi, sekalian saja ditutup, jangan cuma pas ramadhan..

Senada dengan ini adalah soal JUDI, jika islam mengharamkan judi tetapi mengapa masih banyak orang berjudi dimana-mana dan tetap aman2 saja. Saya pribadi berpendapat lebih baik legalkan saja judi dan prostitusi, ya LEGAL-kan saja, legal tetapi pada lokasi tertentu dimana lokasi itu jauh dari pemukiman, jauh dari akses transportasi yg mudah, tidak menerima anak dibawah umur dan umat muslim dilarang masuk!!!

Seperti negara muslim malaysia yang membuat lokasi judi di Genting, dimana kebanyakan juga orang2 Indonesia yang berjudi disana, mending kita buat aja lokasi judi dan maksiat di pulau seribu misalnya, dimana tidak semua orang bisa dengan mudah kesana.

Dan konsekuensi dari kebijakan pe-legal-an ini adalah, semua bentuk prostitusi dan judi adalah dilarang selain di lokasi yang sudah ditetapkan. Tidak cuma dilarang, tapi diberikan sangsi yang sejak jaman nabi Muhammad SAW sudah diterapkan, yaitu hukum rajam dan cambuk. Kenapa masyarakat kita menolak rajam dan cambuk? justru itu yang bikin kapok.. skalian hukum potong tangan untuk pencuri alias Koruptor.. biar kapok skalian.. 😉 Penjara gak bikin kapok karena penjara ada kamar bintang 5 ala hotel yg bisa disewa bagi para koruptor yg banyak duitnya (duit korupsi padahal..)

Bangsa kita juga terkesan sangat “muna”, karena cuma pas ramadhan semua jadi alim, lepas ramadhan lepas juga kealiaman massal yg terjadi di masyarakat… Pelayan toko yang tadinya pakai jilbab, semua dilepas.. lagu2 nasyid yang berkumandang dimana2 kembali berganti lagu2 pop alay.. mungkin hanya sinetron religi di TV yang tidak hanya “pas ramadhan”, karena sudah mencuri start sebelum ramadhan dan ending cerita yang molor sampai lebaran lewat beberapa hari.. 😉

Dan jikalau tempat2 hiburan malam itu dianggap tidak sesuai dengan norma agama, khususnya agama mayoritas, mengapa tetap dibiarkan subur dan menjamur dimana-mana?

So,… kalau memang ramadhan ini adalah ujian maka biarlah semua yang dapat menjadi ujian itu tetap adanya.. jika ramadhan adalah pintu hidayah.. maka tetaplah mukmin selepas lebaran.. jika ramadhan mengajarkan kepada kita tentang menahan hawa nafsu, maka implementasikan itu diluar ramadhan, jika ramadhan mengajarkan kita kepeduliaan sosial dengan merasakan perihnya lapar dan haus serta kewajiban berzakat fitrah, maka biasakanlah peduli dan menolong sesama..

Subhanallah.. Maha Suci Allah..  semoga kita tidak menjadi orang2 yang mendadak alim saat ramadhan.. 😉

Selamat menjalankan ibadah ramadhan, mohon maaf lahir dan bathin.. 😀
Advertisements
Tags:

Arsip Postingan

Internet Sehat

Internet Sehat

Visitor

Bisnis mudah di Internet

Mau Nonton Film?

ayocarilogomovie

Pengen Punya Domain sendiri???

CO.CC:Free Domain

Blog Stats

  • 50,983 hits

Flickr Photos

EnsikloNesia